Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

UIY: Risalah Islam Diperlukan untuk Menentukan Arah Kehidupan Manusia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20 WIB Last Updated 2026-08-28T13:20:54Z

TintaSiyasi.id -- Cendekiawan Muslim Ustaz Ismail Yusanto (UIY) dalam wawancara peringatan maulid Nabi saw., Qudwah, bertajuk Memaknai Cinta Nabi di Masa Kini pada Selasa (25/08/2026) memberikan gambaran bahwa umat Muslim harus menjadi pembawa risalah kebenaran di tengah kekacauan dunia.

 

 "Peringatan maulid itu bukan sekedar peringatan cinta di dalam pengertian personal kita kepada Nabi, tetapi kecintaan kita kepada Nabi untuk bagaimana membawa risalah ini memberi arah kepada dunia yang sedang kacau balau seperti ini sekarang," terangnya.

 

Ia mengingatkan atas kekacauan yang terjadi saat ini, menunjukkan dengan jelas bahwa umat kehilangan arah tujuan hidup yang benar.

 

UIY juga mencontohkan bagaimana bmat Islam terdahulu menghadapi dua pertemuan besar, yakni pertemuan dengan Romawi pada Perang Mu'tah dan Persia pada Perang Al-Qadisiyah.

 

“Pertemuan keduanya bukan hanya pertemuan fisik, namun juga pertemuan antara dua peradaban besar,” ungkapnya.

 

"Peradaban materialisme yang sudah mulai kehilangan relevansinya dengan peradaban wahyu, peradaban yang memberikan arah yang lebih jelas di tengah kekacauan semua hal sebagaimana yang terjadi ini hari," jelasnya.

 

Ia mencontohkaan dari pertemuan dua peradaban besar itu harusnya umat Muslim turut berkaca bahwa kekacauan yang sama juga terjadi hari ini.

 

"Sekarang orang bertanya-tanya tentang gender. Aneh, kan? Gender itu kan simpel  sebenarnya. Kalau dalam pandangan kita, laki-perempuan selesai. Tetapi kenapa mereka dapat menerangkan he itu ada dua, he-she dan he-he. Bahkan di Tailan itu ada 18," paparnya.

 

"Kemudian ekonomi, untuk apa ketika kesenjangan semakin menganga. Ada orang dengan kekayaan 12.000 triliun, tetapi segitu banyak orang untuk makan sangat susah," sambungnya.

 

Berbagai permasalahan yang dunia hadapi saat ini, lanjut UIY, disebabkan karena dunia sedang berada dalam kekuasaan yang dikendalikan dengan semena-mena. “Sehingga ini adalah kesempatan bagi umat Muslim untuk menunjukkan arah yang benar,” ujarnya.

 

"Ini semua kan kekacauan, gagap. Bagaimana mengatur ini semua. Bagaimana mengendalikan ini semua ketika yang punya kekuasaan mengendalikan dan dikendalikan untuk keangkaramurkaan dia," tegasnya.

 

"Justru itulah sebenarnya dunia ini sedang membutuhkan arah baru. Bukan arah baru sebenarnya, arah yang benar. Dan arah yang benar itu tidak bukan kecuali sesuatu yang Maha Benar, Allah Swt.," sambungnya.

 

UIY kembali menegaskan bahwa arah adalah akar permasalahan yang menyebabkan manusia saat ini kebingungan menentukan jalan kebenaran.

 

"Arah ini lah yang sebenarnya dibutuhkan dan ini sebenarnya sumbangsih kita yang luar biasa. Tanggung jawab kita yang luar biasa,” serunya.

 

“Jadi kalau kita teriak begini rupa itu karena kecintaan kita kepada negeri tercinta ini kepada manusia yang begitu rupa dalam kegelapan yang menjadi arah kebenaran," tandasnya.[] Hima Dewi

Opini

×
Berita Terbaru Update