Tintasiyasi.id.com -- Derita yang belum usai terhadap saudara kita di Palestina, selalu berulang kesedihan tanpa ada solusi yang dapat menghantarkan mereka pada penyelesaian yang sempurna.
Setiap kesepakatan yang dibuat hanya menguntungkan zionis yang ingin mengambil paksa negeri para nabi tersebut. Dunia hanya terdiam, seolah menutup mata dan telinga mereka terhadap kekejaman yang dilakukan zionis.
Krisis kemanusian sudah melanda dunia terutama para negeri muslim yang harusnya dapat memperjuangkan nasib saudara seiman. Korban tewas maupun luka-luka yang semakin hari kian meningkat dan tidak membuat zionis menghentikan serangannya, bahkan dengan biadabnya tetap mengebom secara membabi buta. Sekarang sudah meluas ke Tepi Barat.
Januari 2024 dan Juli 2026, PBB memverifikasi kematian 174 anak Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, lebih dari satu anak setiap minggunya. Lebih dari 1.500 anak mengalami luka-luka, dengan hampir separuhnya terluka akibat peluru tajam. 355 anak Palestina dari Tepi Barat sedang ditahan dalam tahanan militer Israel (republika.co.id, 12/08/2026).
Serangan demi serangan selalu dialami warga Palestina tanpa ada pertolongan yang nyata dari negara-negara di dunia. Berbagai macam intimidasi baik secra fisik maupun psikis selalu mereka alami.
Zionis dan sekutunya belum puas menindas bahkan menghilangkan nyawa umat muslim, lebih miris lagi nasib anak-anak sangat menderita. Kekerasaan yang dialamai anak-anak Gaza hanya sebatas pemberitaan di media sosial belaka. Kehidupan anak-anak sudah tidak mempunyai tempat untuk berlindung dari kejahatan militer Israel.
Kejahatan Zionis Israel terhadap anak-anak Palestina terbukti sangat biadab dan menjijikkan, serta menimbulkan trauma, penderitaan dan kerusakan nyata bagi anak-anak Palestina. Kondisi anak-anak Gaza sangat memprihatinkan, mereka sudah lama kehilangan masa bermain, pendidikan yang terancam masa depan, tempat berlindung bahkan saat ini gizi buruk sudah melanda.
Pada saat musim dingin mereka mempertaruhkan nyawa mereka di tengah kondisi hujan dan badai. Berbagai situasi sudah mengancam mereka, namun dunia diam. Kekejaman yang dilakukan Israel menahan anak dan ibu hamil, serta diperlakukan tanpa ada rasa kemanusian sehingga mereka kekurangan gizi.
Zionis sengaja meningkatkan teror, ribuan serangan, pengusiran, perampasan dan genosida dalam senyap untuk menguasai Tepi Barat sebagaimana mereka berhasil menguasai Gaza. Kejahatan Zionis pada anak-anak Palestina harus dilawan, sayangnya dunia dan para penguasa di negeri muslim justru bungkam dan tak berani memerangi Zionis Israel.
Bahkan negeri muslim pun turut menguatkan zionis dengan memfasilitasi jalur perdagangan serta mempererat hubungan diplomatik. Semakin jelas bahwa yang dilakukan oleh Israel adalah genosida. Sementara negeri-negeri muslim lainya diam seribu bahasa tanpa ada daya dan upaya untuk membantu penduduk Palestina.
Islam mengharamkan pembiaran kejahatan pada anak-anak dan kemanusiaan secara total. Ukhuwah Islam, persatuan negeri-negeri muslim dan penegakan Khilafah sangat penting diwujudkan untuk melawan kejahatan Zionis Israel. Memerangi Israel yang telah membantai kaum muslimin adalah wajib. Tidak boleh ada upaya untuk berdamai, mengalah, apalagi memberikan jalan bagi Israel untuk menguasai negeri-negeri kaum muslimin.
Wajib hukumnya untuk membinasakan kafir harbi karena mereka telah memerangi Islam. Problematika umat saat ini hanya punya satu solusi yaitu dengan jihad untuk membebaskan Palestina.
Seruan jihad dan pengiriman tentara Islam untuk membebaskan Palestina harus terus-menerus digaungkan oleh partai politik ideologis hingga pembebasan Palestina terwujud nyata. Hukum jihad harus dipahami dan diterapkan.
Hal ini membutuhkan kesatuan kekuatan kaum muslimin seluruh dunia. Oleh karena itu, kaum muslim harus bersatu menegakan syariat Islam dengan cara mengenalkan Islam sebagai ideologi agar umat dapat memahami dengan kewajiban untuk membebaskan Palestina.
Kesadaran umat perlu ditingkatkan, untuk menyatukan kaum muslim di seluruh dunia serta dapat menegakan kepemimpinan Islam. Karena itu, perjuangan menegakkan sistem Islam sangat penting untuk menumbuhkan perasaan menjadi kesadaran politik, bahwa solusi yang hakiki adalah dengan menerapkan Islam secara menyeluruh.[]
Oleh: Ariyana
(Aktivis Muslimah)