Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dr Fika: Selama Kapitalisme Masih Ada, Zionisme Terus Berkembang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:20 WIB Last Updated 2026-08-28T07:20:06Z

TintaSiyasi.id -- Direktur Institut Muslimah Negarawan (IMuNe) Dr. Fika Komara menilai bahwa zionisme akan terus berkembang selama kapitalisme masih menjadi sistem yang menopang berbagai kepentingan politik dan ekonomi.

 

“Selama kapitalisme masih ada, zionisme akan terus berkembang,” ujarnya dalam saluran YouTube Live Muslimah Insight ‘Tebing Barat Membara, New Gaza Semakin Nyata’, Ahad (09/08/2026).

 

Menurutnya, persoalan zionisme bukan hanya berkaitan dengan ras atau bangsa semata, tetapi telah berkembang menjadi persoalan ideologi. “Ini sebenarnya bukan soal ras, bangsa semata, tetapi ini menjadi persoalan ideologi,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan, keadaan Tepi Barat semakin mengkhawatirkan. “Keberadaan berbagai proyek politik dan ekonomi di wilayah Palestina tidak dapat dipisahkan dari kepentingan yang lebih luas terhadap penguasaan wilayah umat Islam tersebut,” paparnya.

 

“Kepentingan tersebut berjalan seiring dengan tindakan kekerasan yang terus-menerus terhadap warga Palestina,” imbuhnya.

 

Ia mengungkapkan bahwa kekerasan bukan hanya dilakukan melalui operasi pihak berwenang Israel, tetapi juga melibatkan kelompok pemukim yang melakukan kekacauan dan serangan terhadap warga Palestina.

 

“Mereka ini didatangkan, diimpor, bukan settler yang asal,” jelasnya.

 

Lanjut dikatakan, kelompok tersebut kemudian menindas dan menzalimi warga Palestina di kawasan permukiman.

 

“Mereka melakukan vandalisme dan kekerasan untuk mengusir penghuni Muslim yang sebenarnya sudah sejak dahulu menduduki wilayah tersebut,” ungkapnya.

 

Ia mengatakan, strategi tersebut mencakup konflik horizontal melalui tindakan kelompok pemukim untuk menekan dan mengusir warga Palestina, yang kemudian disertai tindakan pihak berwenang Israel dari tingkat atas.

 

“Konflik horizontal yang diwujudkan sepanjang 2026 untuk mengusir, kemudian ditambah dengan serangan top-down yang vertikal dari rezim Zionis sendiri,” ujarnya.

 

Menurut ia lagi, strategi dan pola tersebut berjalan seiring dengan pembangunan permukiman dan kebijakan penguasaan wilayah. “Berarti ada lapisan-lapisan strategi yang disiapkan, tidak hanya satu,” katanya.

 

Dr. Fika juga menyatakan bahwa berkurangnya pemberitaan mengenai Palestina tidak berarti penindasan telah berhenti. “Umat Islam tetap perlu memantau perkembangan di Gaza dan Tepi Barat meskipun isu tersebut tidak lagi mendominasi ruang public,” sarannya.

 

“Meskipun kita tidak menerima berita-berita langsung seperti yang terjadi sampai akhirnya harus ada sidang PBB dulu, kita tetap harus aware,” pesannya.

 

Ia menilai, selama sistem yang dianggap menopang perkembangan zionisme masih bertahan, ancaman terhadap Palestina akan terus berlangsung.

 

“Selama habitatnya masih ada maka zionis itu akan terus berkembang sebagai anak nakal yang terus merajalela,” tuntasnya.[] Rahmah

Opini

×
Berita Terbaru Update