Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jangan Resah, Tuhan Punya Rencana Indah

Minggu, 05 Juli 2026 | 12:25 WIB Last Updated 2026-07-05T05:25:25Z
TintaSiyasi.id -- Renungan dari Hikmah Ibnu Athaillah al-Sakandari

Sering kali merasa manusia hidupnya tidak adil. Doa belum terkabul, rezeki terasa sempit, usaha menemui kegagalan, dan harapan seakan menjauh. Pada saat seperti itulah hati mulai terpenuhi keresahan. Padahal, dibalik setiap takdir yang Allah tetapkan, tersimpan rahasia kasih sayang yang belum tentu mampu kita pahami saat ini.

Ibnu Athaillah al-Sakandari pernah mengingatkan dalam hikmah-hikmahnya bahwa jangan sampai keterlambatan memberikan Allah seakan-akan berputus asa, karena Allah telah menjamin akan mengabulkan doa dengan cara dan waktu yang Dia kehendaki, bukan menurut keinginanmu.

Pesan ini mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak hanya belajar berdoa, tetapi juga belajar percaya kepada keajaiban Allah.

Allah SWT berfirman: "...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah, sedangkan kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah: 216)

Dalam ayat lain Allah berfirman: "Sejujurnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah: 5–6)

Bukanlah akhir perjalanan, melainkan menuju pintu pertumbuhan iman. Allah tidak pernah menguji hamba-Nya tanpa hikmah. Bisa jadi kegagalan menyelamatkan kita dari kesombongan. Bisa jadi kehilangan mendekatkan kita kepada Allah. Bisa jadi penantian mendidik hati agar lebih ikhlas.

Ibnu Athaillah al-Sakandari juga mengajarkan bahwa siapa pun yang mengenal Allah akan lebih sibuk memperbaiki hati daripada mengeluhkan keadaan. Orang yang mengenal Rabb-nya yakin bahwa setiap takdir adalah bentuk pendidikan Ilahi.

Oleh karena itu, janganlah resah jika jalan hidup tidak sesuai dengan rencana kita. Bisa jadi Allah sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik daripada apa yang kita minta. Yang tampak tertunda, di sisi Allah bisa jadi adalah perlindungan. Yang tampak seperti kehilangan, bisa jadi adalah jalan menuju keberkahan.

Jalaluddin Rumi pernah menulis, "Luka adalah tempat masuknya cahaya." Seorang mukmin menjadikan setiap ujian sebagai jalan untuk semakin dekat kepada Allah, bukan untuk menjauh dari-Nya.

Renungan

Jika hari ini hatimu direkomendasikan, jangan putus asa. Teruslah berdoa, berikhtiar, bertawakal, dan berbaik sangka kepada Allah.

Allah tidak pernah terlambat. Allah tidak pernah salah mengira. Allah tidak pernah mengabaikan hamba yang berserah diri kepada-Nya.

Mungkin Allah belum mengabulkan apa yang kamu inginkan, karena Dia sedang mempersiapkan apa yang benar-benar kamu butuhkan.

Jangan resah. Tuhan punya rencana yang lebih indah dari segala rencana manusia. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang sabar, ridha terhadap ketetapan-Nya, dan selalu berharap hanya kepada-Nya. Aamiin.

Dr. Nasrul Syarif M.Si.
Sekjen Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa.

Opini

×
Berita Terbaru Update