Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hijrah: Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Langkah Kecil

Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:21 WIB Last Updated 2026-06-20T12:22:04Z

TintaSiyasi.id -- Hidup ini tidak pernah diam. Setiap hari kita bergerak menuju masa depan, sementara waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali. Hari kemarin sudah menjadi sejarah, dan hari ini pun suatu saat akan menjadi kenangan. Karena itu, waktu adalah salah satu nikmat terbesar yang Allah berikan kepada manusia. Rasulullah ﷺ mengingatkan:

«نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ»

"Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang." (HR. Bukhari)

Betapa sering kita menyadari nilai waktu setelah ia berlalu, dan betapa sering kita mensyukuri kesehatan setelah ia berkurang. Padahal keduanya adalah modal utama untuk membangun kehidupan dunia sekaligus mempersiapkan bekal akhirat.

Ketika menyadari betapa berharganya waktu, kita perlu bertanya kepada diri sendiri: sebenarnya kehidupan seperti apa yang ingin kita capai? Banyak orang menjalani hari demi hari tanpa arah yang jelas. Padahal setiap perjalanan membutuhkan tujuan. Jika kita ingin masa depan yang lebih baik, maka kita harus mulai menentukan dari sekarang kebaikan apa yang ingin kita raih.

Jangan takut untuk memiliki mimpi yang besar. Sebab semua pencapaian besar pada awalnya hanyalah sebuah impian yang tersimpan dalam hati seseorang. Jika kita bahkan tidak berani membayangkan kebaikan yang ingin diraih, lalu bagaimana kita akan berusaha mewujudkannya? Bermimpilah besar, bukan untuk berbangga diri, tetapi agar kita memiliki arah yang jelas dalam melangkah.

Namun setelah memiliki impian, ada satu hal yang sering dilupakan banyak orang, yaitu proses. Kita hidup di zaman yang serba cepat sehingga sering kali ingin melihat hasil secara instan. Padahal kenyataannya tidak demikian. Hal-hal besar tidak lahir dalam semalam. Ia tumbuh perlahan, sedikit demi sedikit, hingga akhirnya menjadi sesuatu yang nyata.

Coba perhatikan sebuah buku yang tebal dan penuh manfaat. Buku itu tidak muncul sekaligus. Ia dimulai dari satu huruf, lalu menjadi satu kata, satu kalimat, satu halaman, hingga akhirnya menjadi sebuah karya yang bisa dibaca banyak orang. Semua berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus.

Begitu pula dengan air hujan yang mampu melubangi batu. Bukan karena satu tetesan yang besar dan kuat, melainkan karena tetesan-tetesan kecil yang terus jatuh tanpa henti. Batu yang keras pun akhirnya menyerah kepada konsistensi. Dari sini kita belajar bahwa keberhasilan sering kali bukan milik mereka yang bergerak paling cepat, tetapi milik mereka yang tidak berhenti melangkah.

Karena itu, jangan meremehkan kebaikan yang tampak sederhana. Membaca beberapa halaman Al-Qur'an setiap hari, menjaga shalat tepat waktu, menyisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah, atau melawan satu kebiasaan buruk yang selama ini mengikat diri kita. Mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan dengan istiqamah, dampaknya bisa sangat besar dalam kehidupan seseorang.

Di sinilah makna hijrah menjadi begitu penting. Hijrah bukan sekadar perubahan penampilan atau identitas. Hijrah adalah perjalanan memperbaiki diri dari hari ke hari. Hijrah adalah keberanian untuk meninggalkan hal yang tidak diridhai Allah dan bergerak menuju kehidupan yang lebih baik. Terkadang langkahnya kecil, terkadang jalannya terasa berat, tetapi yang terpenting adalah terus bergerak ke arah yang benar.

Kalau kita renungkan, banyak hal yang kita miliki hari ini sebenarnya merupakan hasil dari harapan, doa, dan usaha kita di masa lalu. Apa yang dulu hanya menjadi angan-angan, kini mungkin telah menjadi kenyataan. Maka sangat mungkin kehidupan kita sepuluh tahun mendatang juga sedang dibentuk oleh pilihan-pilihan yang kita ambil hari ini. Masa depan tidak dibangun besok, tetapi dibangun dari sekarang.

Karena itu, mari menjadikan hijrah sebagai perjalanan sepanjang hidup. Jangan hanya berorientasi pada keberhasilan dunia, meskipun itu penting. Jadikan setiap impian, usaha, dan perubahan yang kita lakukan sebagai jalan untuk meraih ridha Allah. Sebab hijrah terbaik bukan hanya yang membuat hidup kita lebih baik di dunia, tetapi juga yang mengantarkan kita kepada kebahagiaan yang kekal di akhirat.

Benar kita tidak bisa mengubah masa lalu. Namun kita masih bisa menentukan akan menjadi seperti apa diri kita di masa depan. Dan semua itu dimulai dari hari ini, dari langkah kecil yang kita pilih untuk diistiqamahi.


Wallahu'alam


Oleh: Nurjannah S
Aktivis Muslimah

Opini

×
Berita Terbaru Update