Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kasus Epistain Files Adalah Hasil dari Filosofi Sekularisme

Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:09 WIB Last Updated 2026-02-07T07:09:40Z

TintaSiyasi.id -- Pengamat Sosial dan Politik Ustaz Iwan Januar, mengatakan bahwa kasus kejahatan yang terungkap dalam dokumen Epstein Files yang di rilis oleh US Department of Justice (DOJ) pada Jumat, 19 Desember 2025 adalah hasil dari filosofi sekularisme.

“Kasus Epstein adalah hasil dari filosofi sekularisme, yang melahirkan karakter setan dalam kehidupan Epstein dan orang-orang sekitarnya,”ungkapnya di akun TikTok iwanjanuar, Kamis (5/2/2026).

Praktek satanisme, yang dilakukan oleh Epstein berujung pada kanibalisme, pembunuhan pada anak-anak dan korban lainnya, kata Iwan, sebenarnya adalah panggilan dari kosongnya nilai spiritual dalam kehidupan.

"Kalau mereka mencari cara ibadah yang menurut mereka pas dengan kehidupan mereka maka muncullah berbagai macam ritual satanis dan sekte-sekte keagamaan," tuturnya.

Ia mengatakan, di Amerika ada ratusan sekte keagamaan yang menyimpang, ada Heaven's Gate, Temple George, yang mengajarkan praktek-praktek ibadah yang tidak masuk akal bahkan sampai bunuh diri. 

Hal inilah, lanjut Iwan, yang terjadi pada kasus Epstein bahwa sekularisme yang diyakini bisa membereskan persoalan manusia dengan menjauhkan agama dari kehidupan justru menciptakan tragedi kemanusiaan, karena manusia yang kering secara spiritual mencari ibadah, mencari agama yang ternyata menyesatkan kehidupan mereka.

"Manusia dieksploitasi seksual yang luar biasa, anak-anak dijadikan korban manipulatif, serta berbagai kerusakan moral lainnya muncul sebagai hasil dari satu filosofi hidup sekularisme," ujarnya. 

Itulah, kata Iwan, akibat hilangnya agama di dalam peradaban sekularisme, melahirkan kompas moral yang berbahaya, yang tidak memberikan kebaikan pada manusia.

"Hati-hati Indonesia termasuk negara yang menganut filosofi sekularisme dan bukan tidak mungkin jejaring seperti Epstein ada dalam kehidupan di masyarakat Indonesia," pungkasnya.[] Alfia

Opini

×
Berita Terbaru Update