TintaSiyasi.id -- Media RayahTV dalam sebuah tayanganh videonya di Instagram memaparkan bahwa hingga saat ini selama 105 tahun umat Islam hidup tanpa perisai (khilafah) sejak runtuhnya pada 1924, penderitaan umat Islam tidak pernah berhenti.
“Nestapa umat tidak kunjung usai, sudah 105 tahun umat Islam hidup tanpa perisai. Sejak khilāfah Islamiah dihancurkan pada 1924 penderitaan umat tidak pernah berhenti. Gaza di genosida, Sudan diluluhlantakkan, Muslim di Xinjiang, India Khasmir, Rohingya terus ditindas, darah dan air mata umat mengalir diberbagai penjuru dunia, padahal umat Islam jumlahnya lebih dari dua miliar," paparnya di akun Instagram RayahTV, Kamis (29/1/2025).
Ia menambahkan, setelah khilafah dihancurkan oleh tangan-tangan penjajah dan para penghianat umat terpecah menjadi puluhan negara bangsa yang saling bermusuhan. Lebih parah lagi negeri-negeri Muslim kini dipimpin para ruwaibidhah, penguasa lemah dan penghianat yang berpaling dari kitabullah dan sunah Rasul.
“Mereka justru bersekutu dengan musuh-musuh Islam menormalisasi hubungan dengan penjajah Zionis bahkan membiarkan genosida Gaza terus berlangsung," imbuhnya.
Negeri-negeri muslim yang kaya sumber daya strategis secara geografis dan memiliki jutaan tentara namun semua potensi itu tidak mampu melindungi umat. Umat justru lemah tercerai berai dan menjadi sasaran empuk penjajahan modern.
"Akar masalahnya jelas hilangnya pelindung umat, saat khilāfah berdiri kehormatan kaum muslim terjaga tidak ada satupun kekuatan yang berani menindas mereka, bahkan non muslim pun hidup aman dibawah perlindungan Islam," ungkapnya.
Ia mengutip hadis Rasulullah Saw, "Sesungguhnya imam (khalifah) itu adalah perisai, orang-orang berperang di belakangnya dan menjadikannya pelindung. Jika ia memerintahkan ketakwaan kepada Allah dan berlaku adil, maka ia akan mendapatkan pahala. Namun, jika ia memerintahkan yang lain, maka ia akan mendapatkan dosa/adzab karenanya." (HR. Bukhari dan Muslim).
"Wahai kaum muslim jelas sudah bahwa penderitaan ini bukanlah takdir melainkan akibat ditinggalkannya aturan Allah, selama umat hidup tanpa perisai, luka ini akan terus menganga," pungkasnya.[] Alfia