Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Maksiat dan Pelanggaran Hukum Allah, Sumber Kerusakan di Bumi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:38 WIB Last Updated 2026-01-24T03:38:15Z

TintaSiyasi.id -- Media RayahTV mengatakan, sumber kerusakan di bumi adalah maksiat dan pelanggaran terhadap hukum Allah. 

"Maksiat dan pelanggaran terhadap hukum Allah adalah sumber utama kerusakan di muka bumi," ungkapnya di akun Instagram RayahTV, Jumat (23/1/2026).

Ia mengutip terjemahan QS. Rum 41, “telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. 

"Bencana ekologi hari ini sejatinya adalah akibat negeri ini berpaling dari syariah Allah, selama hukum Allah dicampakkan dan diganti hukum buatan manusia kerusakan akan terus berulang," terangnya.

Ia menjelaskan, dalam sistem kapitalisme sekuler perusakan hutan tidak dianggap kejahatan selama dilegalkan undang-undang mesk jelas merusak dan membinasakan rakyat.

"Jutaan hektar hutan digunduli atas nama investasi perkebunan dan pertambangan, lebih ironis lagi semua itu dilakukan dengan izin negara artinya kerusakan lingkungan yang memicu banjir besar ini bukan hanya akibat ulah korporasi tetapi juga buah dari kebijakan negara yang keliru," paparnya.

Selanjutnya, ia menambahkan, Islam memiliki solusi yang tegas syariah memandang perusakan lingkungan sebagai kejahatan yang wajib dihentikan oleh negara.

Ia mengutip hadis Rasulullah Saw “Dilaksanakannya suatu hukum had di muka bumi, lebih baik bagi penduduknya dari pada turunnya hujan selama 40 hari.” 

"Inilah bukti bahwa keberkahan lahir dari ketaatan kepada syariah karena itu kaum muslim wajib memperjuangkan penerapan syariah Islam secara kaffah melalui institusi khilāfah, khilāfah akan menjaga alam, melindungi rakyat, menutup pintu kejahatan dan mendatangkan keberkahan dari langit dan bumi," jelasnya. 

Sehingga, jika negeri ini terus berpaling dari hukum Allah musibah akan terus datang silih berganti namun jika syariah ditegakkan pertolongan dan keberkahan Allah pasti akan turun.[] Alfia

Opini

×
Berita Terbaru Update