Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Intelektual Muslim Sarankan Indonesia Bangun "Arsitektur Kebahagiaan" Menjadi Kualitas Negara yang Nyata

Selasa, 20 Januari 2026 | 06:58 WIB Last Updated 2026-01-19T23:58:06Z

TintaSiyasi.id -- Indonesia dinilai perlu membangun "arsitektur kebahagiaan" oleh Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia (HILMI) untuk mengubah modal sosial masyarakat yang tinggi menjadi kualitas negara yang nyata.

 

“Indonesia perlu membangun "arsitektur kebahagiaan" untuk mengubah modal sosial masyarakat yang tinggi menjadi kualitas negara yang nyata,” sebut HILMI dalam Intellectual Opinion No. 35 berjudul Indonesia-Masyarakat yang Flourishing, Negara yang Masih Belajar Membahagiakan. 


Kepada TintaSiyasi.ID, Senin (12/01/2026), HILMI menyebutkan jika tantangan terbesar bangsa saat ini bukan pada kurangnya kebahagiaan secara personal, melainkan pada kesenjangan kualitas layanan publik dan keamanan ekonomi yang belum menenangkan.

 

“Untuk mencapai kesejahteraan holistik, Indonesia disarankan mengambil "jalan tengah" dengan meramu tiga keunggulan global: disiplin Finlandia dalam membangun institusi yang dipercaya, arah kebijakan Butan yang menjadikan kebahagiaan sebagai kompas pembangunan, dan tetap menjaga jiwa sosial serta religiusitas asli Indonesia,” saran HILMI.

 

Dalam perspektif Islam, HILMI menyebut bahwa konsep itu sejalan dengan upaya mewujudkan ḥayātan ṭayyibah atau kehidupan yang baik, yang mencakup ketenangan batin dan keadilan muamalah.

 

“Negara yang bahagia bukan hanya negara yang mengejar target ekonomi (PDB), tetapi negara yang melembagakan keadilan dan ihsan sehingga sistem yang ada mendukung warga untuk hidup bermartabat dan selaras dengan nilai-nilai moral,” simpul HILMI.[] Rere



Opini

×
Berita Terbaru Update