Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Buka Telinga dan Hati Anda

Selasa, 20 Januari 2026 | 09:33 WIB Last Updated 2026-01-20T02:33:30Z
TintaSiyasi.id -- Banyak orang mendengar, tetapi tidak semuanya mendengarkan.
Banyak pula yang memahami kata-kata, tetapi tidak semuanya menyerap makna.

Allah Swt., mengingatkan kita bahwa persoalan manusia sering kali bukan pada kurangnya informasi, tetapi pada tertutupnya hati:

لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا
“Mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakan untuk memahami, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar.”
(QS. Al-A‘raf: 179).

1. Membuka Telinga: Seni Mendengar Kebenaran
Membuka telinga berarti:
• Bersedia mendengar nasihat, meski datang dari orang yang lebih muda atau sederhana.
• Tidak tergesa-gesa membantah sebelum memahami.
• Mendengar dengan niat mencari kebenaran, bukan pembenaran.

Rasulullah Saw., bersabda:
“Cukuplah seseorang dikatakan berdusta ketika ia menceritakan semua yang ia dengar.”
(HR. Muslim). 

Maka, telinga yang terbuka adalah telinga yang selektif, bukan telinga yang liar.

2. Membuka Hati: Kunci Hidayah

Hati adalah pusat keputusan hidup. Bila hati tertutup:
• Kebenaran terasa pahit
• Nasihat dianggap serangan
• Teguran dianggap hinaan

Padahal Allah ﷻ berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

“Maka tidakkah mereka mentadabburi Al-Qur’an, ataukah hati mereka terkunci?”
(QS. Muhammad: 24).

Membuka hati berarti merendahkan ego, mengakui kelemahan diri, dan siap berubah.

3. Mengapa Banyak yang Menolak Kebenaran?
Bukan karena tidak tahu, tetapi karena:
• Takut kehilangan kenyamanan
• Takut terganggu kepentingan
• Takut runtuhnya kesombongan
Imam Al-Ghazali Rahimahullah berkata:
“Ilmu tidak masuk ke hati yang dipenuhi kesombongan.”

4. Jalan Membuka Telinga dan Hati

• Perbanyak istighfar, karena dosa mengeraskan hati
• Biasakan tafakkur agar jiwa peka
• Dekati Al-Qur’an karena ia cahaya bagi hati
• Duduk bersama orang shalih karena hati menular

Penutup

Buka telinga Anda, agar kebenaran terdengar.
Buka hati Anda, agar hidayah menetap karena hidayah bukan masalah kurangnya bukti, tetapi kesiapan hati untuk menerima.

اللهم افتح أسماعنا وأبصارنا وقلوبنا للحق
Ya Allah, bukakanlah pendengaran, penglihatan, dan hati kami untuk menerima kebenaran.”

Dr. Nasrul Syarif, M.Si.
Penulis Buku Gizi Spiritual dan Dosen Pascasarjana  UIT Lirboyo

Opini

×
Berita Terbaru Update