Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

IJM: Perubahan Iklim Terjadi karena Ulah Manusia

Rabu, 31 Desember 2025 | 06:56 WIB Last Updated 2025-12-30T23:56:37Z

TintaSiyasi.id -- Terkait climate change atau perubahan iklim diakibatkan oleh manusia atau alam, Direktur Indonesia Justice Monitor (IJM) Agung Wisnu Wardhana menilai dari laporan IPCC (Intergovernmental Panel of Climate Change) bahwa perubahan iklim terjadi karena ulah manusia.

 

"Ternyata tentang climate change dalam report-nya IPCC bahwa krisis iklim itu adalah satu kondisi yang karena ulah tangan manusia, karena jumlah karbon yang dikeluarkan lewat industri sangat besar," ucapnya di kanal YouTube One Ummah TV; Dari Krisis Ekologis ke Solusi Ideologis, Jumat (26/12/2025).

 

Lanjutnya, ia memaparkan bahwasanya itu merupakan akumulasi kapitalisme sejak tahun 1800-an hingga sekarang. "Dan menimbulkan problem besar terjadilah emisi karbon dan menimbulkan efek gas rumah kaca, sehingga terjadilah climate change," ungkapnya.

 

Adapun, Agung menjelaskan jika IPCC memiliki otoritas berbicara terkait climate change yang merupakan gabungan lintas negara atau forum lintas negara yang bicara tentang climate change. “Terbaru IPCC mengeluarkan satu laporan climate change tahun 2023 dalam thesis report mereka,” ungkapnya.

 

"Digambarkan betul-betul bahwa atmosfir sedang mengalami pemanasan dan ini menampung lebih banyak uap air yang membuat hujan lebih deras, suhu permukaan laut hangat, sehingga terjadilah penguapan evaporasi dalam jumlah sangat besar, sehingga terbentuklah awan di langit dalam jumlah sangat besar," terangnya.

 

"Kemudian muncullah siklon tropis, sehingga kita bisa membayangkan jumlah air yang besar ditambah siklon tropis maka akan menghasilkan curah hujan sangat besar plus badai," tambahnya.

 

Lebih lanjut, ia menggambarkan krisis iklim secara global yang dimulai adanya krisis iklim ditambah dengan kerentanan ekologis akibat deforestasi lalu terjadilah bencana. "Jadi kira-kira faktor kawinnya di situlah," ujarnya.

 

"Memang sudah ada kerentanan ekologis dulu, ya itu deforstasi, perubahan alih fungsi lahan dari hutan menjadi sawit, hutan menjadi hutan tanaman industri kemudian hutan menjadi perkotaan, menjadi tambang. Ini clear kerentanan ekologis," jelasnya.

 

Sehingga, Agung menegaskan sudah clear bahwa persoalan perubahan iklim terjadi karena ulah manusia. "Climate change karena ulah tangan manusia, kerentanan ekologis karena ulah tangan manusia menghasilkan yang namanya bencana. Sangat ilmiah, sangat logis," tutupnya.[] Taufan

Opini

×
Berita Terbaru Update