Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aktivis Dakwah, Khilafah: Jalan untuk Menghentikan Kejahatan Amerika

Sabtu, 15 November 2025 | 21:52 WIB Last Updated 2025-11-15T14:52:50Z

TintaSiyasi.id -- Aktivis Dakwah Malaysia Ustaz Abdul Hakim Othman mengatakan bahwa umat Islam harus berjuang untuk menegakkan khilafah sebagai thariqah (jalan) untuk menghentikan kejahatan Amerika.

 

"Thariqah ini tidak lain, kita harus berjuang untuk menegakkan kembali khilafah. Maka dengan berbagai uslub (cara), pada saat yang sama kita harus menempuh thariqah yang wajib," jawabnya dalam acara Kupas Tuntas bersama Jurucakap HTM bertajuk 'Israel' dan Kejahatan Amerika Harus Dijawab dengan Jihad, Jumat (03/10/2025).

 

Hal itu ia sampaikan menanggapi pertanyaan seorang peserta, yaitu apakah umat Islam perlu berdemonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika atau Kementerian Pertahanan sebagai muhasabah kepada pihak berwenang terkait isu kejahatan Amerika terhadap Gaza.

 

"Ketika kita bicara perang, pembantaian, urusan internasional, mau tidak mau harus ada satu thariqah, harus ada satu jalan bagi kita untuk menghentikan semua ini," jelasnya.

 

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa umat Islam dapat melakukan berbagai uslub (cara) untuk menanggapi isu itu.

 

“Dengan apa yang terjadi, cara kita menanggapi tidak hanya satu, jadi kita bisa menanggapi dengan berbagai cara. Yang penting adalah kita menanggapi dengan cara yang diizinkan oleh syariat Islam, dengan cara terbaik yang kita rasa dapat kita tanggapi,” ujarnya.

 

Ia melanjutkan, umat Islam dapat menggelar demonstrasi untuk mendesak militer dan pihak berwenang.

 

“Jadi, jika kita ingin berdemonstrasi untuk memobilisasi pihak berwenang atau militer untuk berjihad, kita bisa berdemonstrasi di depan Kantor Perdana Menteri, kita bisa berdemonstrasi di depan Kementerian Pertahanan,” ujarnya.

 

Selain itu, katanya, umat Islam juga dapat mengirimkan nota kesepahaman.

 

“Jika kita tidak ingin berdemonstrasi sama sekali, kita cukup menyerahkan nota kesepahaman, karena itu adalah uslub,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa umat Islam perlu memilih uslub terbaik dalam hal politik.

 

"Yang penting kita bertindak, jangan diam saja. Bagi para penguasa dan tentara Muslim, itu artinya ada konsep muhasabah. Itulah jalan bagi kita, rakyat," ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa ada juga uslub untuk memberikan tekanan politik kepada Amerika untuk menghentikan kejahatannya.

 

"Kalaupun ada demonstrasi di depan kedutaan mereka (Amerika), itu bukan lagi muhasabah. Kita tidak muhasabah orang kafir. Jadi demonstrasi di depan kedutaan mereka adalah bentuk tekanan politik," jelasnya.

 

Ia mencontohkan, umat Islam dapat menuntut Amerika menghentikan bantuan militernya kepada Israel meskipun mereka tidak peduli.

 

"Yang penting adalah kita telah melakukan sesuatu untuk menuntut mereka menghentikan pasokan senjata ke Israel. Itu penting untuk kita lakukan," ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa umat Islam dapat memilih uslub mana pun, tetapi satu-satunya thariqah adalah wajib.

 

"Kita dapat memilih uslub apa pun, tetapi yang tidak dapat kita pilih adalah kita berjuang untuk mendirikan negara yang kita sebut negara khilafah. Negara yang kelak, insya Allah, akan menjadi negara yang akan melancarkan jihad terhadap Amerika, terhadap Israel. Jadi inilah yang kita lakukan," tegasnya.

 

Ia menyimpulkan bahwa penting bagi umat Islam untuk membedakan antara uslub dan thariqah.

 

"Itulah sebabnya kita harus membedakan antara uslub dan thariqah. Di saat yang sama kita mempraktikkan berbagai uslub, kita juga harus melakukan satu thariqah untuk membawa perubahan total," pungkasnya.[] Syamsiyah Jamil

Opini

×
Berita Terbaru Update