Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pidato Prabowo di PBB Hanya Seremoni Diplomatik yang Hampa

Rabu, 01 Oktober 2025 | 07:42 WIB Last Updated 2025-10-01T00:42:19Z

TintaSiyasi.id -- Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat pidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9), Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS) Farid Wadjdi menilai pidato tersebut hanya sekadar seremoni diplomatik yang hampa. 

"Pidato Prabowo di PBB hanyalah seremoni diplomatik yang hampa," tulisnya dalam artikel yang berjudul Inilah Kritik Keras untuk Pidato Presiden Prabowo, Sabtu (27/9/2025). 

Ia mengatakan pidato di forum internasional seharusnya menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan moral yang kuat.

"Namun, apa yang disampaikan Presiden Prabowo justru memperlihatkan sikap yang lemah, mengakui penderitaan tanpa menyebut pelaku, menyerukan perdamaian tanpa menuntut keadilan, dan menawarkan solusi yang justru melegitimasi penjajahan," jelasnya.

Menurutnya, Prabowo seharusnya menunjukkan konsistensi moral, bukan sekadar retorika di panggung dunia, seharusnya Prabowo berani dan tegas menyebut pelaku genosida, kemudian jika berbicara anti penjajahan maka buktikan dengan cara tolak semua solusi yang melanggengkan penjajahan.

"Kita membutuhkan pemimpin yang tidak sekadar pandai berbicara di forum dunia, tetapi berani menyampaikan kebenaran, sekalipun pahit. Pemimpin yang berani menuding pelaku genosida, berani mengecam kegagalan struktural PBB, berani menolak solusi palsu dua negara, dan berani menyerukan mobilisasi dunia Islam untuk membebaskan Palestina," pungkasnya.[] Tenira

Opini

×
Berita Terbaru Update