Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dr. Riyan: Michael Hart Mengakui Muhammad Saw. Paling Berpengaruh dalam Perubahan Peradaban Dunia

Minggu, 21 September 2025 | 18:07 WIB Last Updated 2025-09-21T11:13:19Z


TintaSiyasi.id -- Pengamat Politik Dr. Riyan, M.Ag. menanggapi pengakuan penulis buku Michael Hart yang menulis buku 100 tokoh paling berpengaruh dalam sejarah pada tahun 1918, yang menempatkan Muhammad Rasulullah saw. sebagai pribadi nomor satu yang paling berpengaruh dalam perubahan peradaban dunia.

 

“Michael Hart yang menulis buku 100 tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah pada tahun 1918, yang menempatkan Muhammad Rasulullah saw. sebagai pribadi nomor satu yang paling berpengaruh dalam perubahan peradaban dunia,” ungkapnya dalam akun TikTok @Dr. Riyan bertajuk Mengapa Kita Harus Meneladani Rasulullah Saw. dalam Perubahan Politik?, Kamis, (18/09/2025).

 

“Pengakuan ini sungguh jujur dan objektif karena Michael Hart adalah non-Muslim,” katanya.

 

“Selama 23 tahun setelah mendapatkan wahyu berupa risalah Islam, Muhammad mengubah dunia dari kegelapan menjadi cahaya terang benderang Islam, sehingga Islam menjadi rahmatan lil-‘alamin,” ungkapnya.

 

Maka Riyan melanjutkan, perubahan politik sejati menurut Islam senantiasa memiliki arah untuk menggapai keridaan Ilahi. “Menempuh tapak jejak suci yang telah diteladankan oleh Nabi,” tegasnya.

 

“Penggerak perubahan sejati memulai dakwah mengubah pola pikir manusia dengan basis argumentasi rasional, sehingga dihasilkan kesadaran akan fakta yang rusak dan menginginkan fakta pengganti yang benar dan baik,” imbuhnya.

 

“Ketika itu dilakukan dalam skala gerakan yang luas, di tengah-tengah masyarakat, maka terciptalah kesadaran dan kekuatan politik yang menginginkan perubahan untuk diterapkannya seluruh aturan-aturan Islam tanpa kekerasan,” tegasnya.

 

Karenanya, Dr. Riyan menyebut, kekuasaan yang menolong atau yang disebut dengan sulthanan nashiran. “Dicontohkan Nabi saw. di Madinah didukung oleh umat yang sadar an-thoriqil ummah dan diberikan oleh mereka yang memiliki kekuatan pengaruh, yaitu dengan thalabun nushrah sehingga kemudian Islam menjadi tegak,” jelasnya.

 

“Paham sampai di sini, salam melek politik,” tutupnya.[] Titin Hanggasari



Opini

×
Berita Terbaru Update