Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Adnan Khan: Dua Kriteria Mengindikasikan Seseorang Agen Kekuatan Asing

Senin, 01 September 2025 | 15:23 WIB Last Updated 2025-09-01T08:38:45Z

Tintasiyasi.ID -- Menurut Muslim Intelektual Inggris Adnan Khan, ada dua tanda seseorang terindikasi menjadi agen kekuatan asing.

 

“Jadi, bagaimana seharusnya kita bisa mengatakan ada kemungkinan seseorang itu adalah agen kekuatan asing? Ada dua tanda kunci yang kita butuh untuk melihat ke identitasnya jika seseorang terindikasi sebagai seorang agen. Kemudian mereka menjadi agen untuk siapa?” ujarnya dalam video unggahan X at @TGeoplity, Rabu (13/08/2025).

 

Pertama, ada yang membawa ke tampuk kekuasaan. “Jadi seseorang atau kelompok masuk dalam kekuasaan tanpa dukungan kekuatan lain atau secara mandiri, maka indikasinya lebih cenderung hanya sebagai kandidat independent,” ulasnya.

 

“Tetapi apa yang kita temukan adalah banyak individ-individu, atau sekelompok keluarga yang masuk ke dalam kekuasaan. Karena ada kekuatan asing di belakang yang membawa mereka pada kekuasaan tersebut. Ini kriteria pertama,” jelasnya.

 

Kedua, adanya alasan yang besar dari beberapa kekuasaan yang menginginkan kebijakan atau aturan dari para agen, untuk kemudian diimplementasikan pada agenda regional sehingga menyasar rakyat dari implementasi kebijakan asing tersebut.

 

“Sehingga, siapa pemilik rencana kebijakan politik ini? Pendukung dan implementasinya? Itulah yang mungkin menjadi kriteria kunci. Itulah mengapa ini sangat penting untuk kita pahami apa yang disebut dengan setiap agenda kekuasaan di berbagai wilayah berbeda di dunia,” lanjut Adnan.

 

Seterusnya, kata Adnan Khan, umat sebenarnya bisa melihat aktor-aktor yang mengimplementasikannya, dan para pelaku  yang menjadi bagiannya sebagai penggerak dalam implementasinya.

 

“Jadi ketika Anda melihat ke arah Timur Tengah, seperti contoh, Anda tahu Amerika punya sebuah rencana. Maksudnya, tidak ada agenda balasan yang sungguh-sungguh untuk membalas strategi Amerika.  Sehingga kita melihat penguasa mana yang menjadi bagian ini.  Beberapa hari lagi Donal Trump berkunjung ke Timur Tengah untuk bertemu Saudi, Qatar, juga wilayah UEA,” jelasnya.

 

Dengan demkian, menurutnya, umat akan bisa memecahkan dibalik rencana Amerika. Karena Amerika pada faktanya cukup terbuka dengan agenda-agenda lamanya, yaitu tentang stabilitas Israel, melahirkan arsitektur baru, serta menciptakan koridor ekonomi baru.[] M. Siregar

Opini

×
Berita Terbaru Update