Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kenali Dirimu, Pantaskan Dirimu, dan Lejitkan Potensi Dirimu

Jumat, 29 Agustus 2025 | 17:51 WIB Last Updated 2025-08-29T10:51:40Z
Tintasiyasi.ID -- 1. Kenali Dirimu: Fondasi Kehidupan yang Sejati

Mengetahui siapa diri kita adalah langkah awal menuju kesuksesan dan kebahagiaan hakiki. Banyak orang berjalan dalam hidup tanpa benar-benar mengenal dirinya—apa kelebihan, kekurangan, nilai, serta tujuan hidupnya.

Islam memberikan arahan jelas tentang pentingnya mengenali diri. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.” (HR. Abu Nu’aim)

Mengenali diri berarti memahami fitrah kita sebagai hamba Allah yang memiliki amanah. Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri...” (QS. Al-Hasyr: 19)

Mengenali diri mencakup:

Mengidentifikasi kekuatan dan bakat yang Allah anugerahkan.

Menyadari kelemahan yang harus diperbaiki.

Menentukan nilai hidup dan tujuan akhir (akhirat sebagai orientasi).

2. Pantaskan Dirimu: Menjadi Layak untuk Amanah Besar

Setelah mengenal diri, langkah berikutnya adalah memantaskan diri. Tidak cukup hanya tahu potensi, tetapi kita harus upgrade kualitas diri agar layak memikul amanah hidup.

Memantaskan diri berarti:

Memperbaiki akhlak dan kepribadian sesuai tuntunan Nabi ﷺ.

Menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan agar mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Menjaga integritas dan menjauhkan diri dari maksiat yang merusak keberkahan hidup.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

Pantaskan dirimu agar layak menerima pertolongan dan keberkahan dari Allah. Orang yang berproses memantaskan diri akan lebih siap menghadapi tantangan zaman dan menggapai peluang kebaikan.

3. Lejitkan Potensi Dirimu: Berikan Dampak Terbaik

Setelah mengenali dan memantaskan diri, langkah selanjutnya adalah melejitkan potensi yang Allah berikan. Hidup bukan sekadar untuk diri sendiri, tapi juga memberi manfaat untuk orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ahmad)

Melejitkan potensi bisa dilakukan dengan:

Mengembangkan bakat menjadi karya dan kontribusi nyata.

Melatih konsistensi dan semangat juang.

Berkolaborasi dengan orang lain agar manfaatnya meluas.

Jangan takut bermimpi besar, karena Allah Mahaluas pemberian-Nya. Dalam QS. Al-Insyirah: 7-8 disebutkan:

“Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”

Penutup: Menjadi Insan Berkualitas dan Penuh Makna

Nasehat Dr. Nasrul Syarif, M.Si. “Kenali dirimu, pantaskan dirimu, dan lejitkan potensi dirimu” adalah panduan hidup sederhana tapi mendalam. Jika diterapkan:

Kita akan lebih fokus pada kelebihan dan peluang yang ada.

Kita akan terus berbenah diri dan mempersiapkan masa depan.

Kita bisa menjadi manusia yang tidak hanya sukses duniawi, tapi juga sukses ukhrawi.

Ingatlah, hidup ini singkat. Jangan sia-siakan dengan kelalaian. Mulailah dengan mengenal dirimu hari ini, pantaskan dirimu melalui proses perbaikan, dan lejitkan potensi untuk keberkahan dan manfaat yang luas.

Oleh. Dr. Nasrul Syarif, M.Si. (Penulis Buku Gizi Spiritual dan Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo)

Opini

×
Berita Terbaru Update