“(Kami menyerukan) pemerintah Mesir
segera membuka perbatasan Rafah agar bantuan kemanusiaan bisa diterima rakyat
Gaza, dan bencana kelaparan rakyat Gaza segera berakhir,” seru Junaidi Abu
Naurah, membacakan pernyataan sikap AOMI yang bertajuk Seruan Umat Islam
untuk Para Pemimpin Islam: Buka Perbatasan Mesir! Dan Kirim Bantuan dan Tentara.
Sekitar 500 warga Jakarta dan
sekitarnya menyerukan pemerintah Mesir segera membuka perbatasan Rafah agar
bantuan kemanusiaan bisa diterima rakyat Gaza dan berhenti menutup pintu perbatasan
yang seolah sebagai tembok penjajah entitas Zionis Yahudi.
“Buka Perbatasan Rafah! Jangan Jadi
Tembok Penjajah!” bunyi salah satu dari spanduk dan poster yang massa usung
dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris, Kamis (07/08/2025), di depan Kedutaan
Besar Mesir, Jakarta Pusat.
Spanduk dan poster tuntutan lainnya
di antaranya bertuliskan: Buka Perbatasan Rafah! Jangan Jadi Tembok
Penjajah!; Buka Perbatasan, Kirimkan Bantuan dan Tentara; dan Putuskan
Diplomasi, Kirim Tentara, Bebaskan Gaza.
Selain makanan, obat-obatan, doa dan kunut
nazilah, AOMI juga menyeru agar kaum Muslim terutama para penguasanya,
khususnya Mesir, Turki, Irak, Indonesia, dan para penguasa negeri Muslim
lainnya agar mengerahkan militernya untuk mengenyahkan entitas penjajah Zionis
Yahudi.
“Karena tindakan militer yang
dilakukan oleh Zionis penjajah hanya bisa dihadapi dengan kekuatan militer
juga. Andai seluruh negeri Muslim yang berjumlah lebih dari 40 negara mengirim
tentara ke sana, hasilnya akan sangat signifikan,” tandas Junaidi.
Mereka juga menyatakan, usaha
membebaskan wilayah Palestina dari penjajah Zionis akan bisa terlaksana
sempurna dengan bersatu dan bangkitnya kembali umat Islam dalam naungan
khilafah yang akan menggerakan umat Islam dan tentara yang gagah perkasa untuk
melancarkan jihad fii sabilillah mengusir Zionis penjajah dari bumi
Palestina selama-lamanya.
“Umat Islam yang sudah paham
kewajiban ini, mari berdakwah dengan istikamah bagi tegaknya kembali kehidupan
Islam yang di dalamnya diterapkan syariat Islam secara kaffah di bawah naungan
khilafah,” serunya.
Selain bahasa Indonesia, orasi juga
disampaikan dalam bahasa Arab dan Inggris. Usai dibacakan di atas mobil
komando, naskah pernyataan sikap pun Junaidi dan beberapa anggota AOMI
sampaikan secara resmi ke pihak Kedubes Mesir.
Sebelumnya, massa yang mengendarai
sepeda motor konvoi usai shalat berjamaah dari Masjid Sunda Kelapa ke depan
Kedubes Mesir.
Aksi Depan Kedubes Turki
Setelah aksi depan Kedubes Mesir,
massa pun konvoi ke Kedubes Turki. Di sana mereka melakukan aksi yang sama.
Membacakan pernyataan sikap yang sama serta menyerahkannya ke pihak Kedubes
Turki secara resmi.
Sedikit berbeda dengan aksi di depan
Kedubes Mesir, di depan Kedubes Turki ini, massa menambahkan spanduk dan poster
yang ditujukan secara khusus kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, “Hey
Erdogan!!! Sends Troops to Help Gaza Residents."[] Rere