Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Setiap Individu Perlu Tahu Tujuan dan Persiapan Menuju Pernikahan

Senin, 28 Juli 2025 | 21:01 WIB Last Updated 2025-08-16T23:29:01Z

Tintasiyasi.ID -- Aktivis Dakwah Malaysia Suzana Lee menyatakan bahwa setiap individu perlu mengetahui tujuan pernikahan dan mempersiapkan diri sebelum memasuki gerbang pernikahan agar memiliki ilmu sebagai bekal dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

 

"Sebelum memasuki gerbang pernikahan, setiap individu perlu mengetahui tujuan pernikahan karena pernikahan bukan main-main, kita perlu mempersiapkan diri agar memiliki ilmu sebagai bekal dalam menjalani kehidupan berumah tangga agar para wanita tahu apa perannya, agar tahu bagaimana menjadi seorang istri, bagaimana menjadi seorang ibu," ujarnya dalam acara Open Circle Sahabat Muslimah bertajuk Terima Nikahnya, Ahad (20/07/2025).

 

Ia menjelaskan, salah satu tujuan pernikahan adalah menyalurkan naluri berkasih sayang dengan cara yang diperbolehkan oleh syariat Islam.

 

"Tujuan pernikahan adalah agar naluri berkasih sayang dapat tersalurkan dengan benar, sesuai dengan tuntutan hukum syarak. Jika naluri ini tidak tersalurkan dengan benar, dapat menimbulkan kerusakan dalam masyarakat, misalnya budaya pacaran, munculnya pemuasan nafsu sesama jenis, dan sebagainya," jelasnya.

 

Lanjutnya, naluri berkasih sayang ini merupakan naluri fitrah yang diciptakan Allah Swt. dalam diri manusia dan ada aturan-aturannya.

 

"Naluri untuk berkasih sayang, menyukai lawan jenis, Allah Swt. telah nyatakan bahwa itu harus berdasarkan syariat Islam, bukan melalui perbuatan yang melanggar hukum, cara-cara yang salah. Maka satu-satunya jalan adalah melalui ikatan pernikahan," tambahnya.

 

Jelasnya lagi, selain itu seorang wanita perlu ada persiapan untuk memasuki gerbang pernikahan.

 

"Setelah memahami tujuannya, kita perlu mempersiapkan diri dan mengetahui dasar-dasar pernikahan, seluk-beluk pernikahan. Kita perlu mengetahui peran dan tanggung jawab sebagai seorang ibu dan seorang rabatul bayt, sebagai pengurus rumah tangga sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu,” paparnya.

 

“Kita perlu tahu bahwa sebelum menerima ini, kita siap. Kita perlu menaati suami dan tidak melawan mereka sesuka hati. Kemudian kita perlu menjadi ibu. Menjadi ibu bukanlah hal yang mudah, mulai dari hamil, melahirkan, membesarkan, mendidik, semuanya sangat sulit, sangat berat. Maka dari itu, kita perlu mempersiapkan diri untuk menjalani pahit manis kehidupan dalam berumah tangga," jelasnya.

 

Selain itu, ia menekankan bahwa seorang wanita juga harus menjaga kehormatannya dan beragama sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw.

 

"Seorang wanita dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama, niscaya kamu akan beruntung," sebutnya menukil hadis riwayat Imam Bukhari.

 

Ia menyatakan bahwa Nabi Muhammad saw. menganjurkan dan mengutamakan memilih wanita karena agamanya.

 

"Ketika Nabi Muhammad saw. berpesan agar laki-laki memilih perempuan karena agamanya, yang harus dilakukan perempuan adalah belajar ilmu agama, belajar untuk mensalehahkan diri agar tahu bagaimana menjaga batasan dan kehormatan sebagai perempuan,” tuturnya.

 

Lanjut dijelaskan, ketika ingin mencari pasangan, mencari suami, harus punya visi dan misi untuk mencari laki-laki yang saleh dan mengerti agama. “Jadi untuk menemukan laki-laki yang saleh, kita sendiri perlu mensalehahkan diri," tambahnya.

 

Ia menyimpulkan bahwa pernikahan adalah ibadah dan dari pernikahan seseorang dapat membentuk keluarga Islami yang diimpikannya.

 

"Pernikahan adalah anugerah dan dianggap sebagai ibadah karena menyalurkan naluri berkasih sayang dengan cara yang benar. Dari pernikahan kita juga dapat membentuk keluarga islami yang kita impikan hingga surga,” ujarnya.

 

“Maka persiapkan diri sebagai bekal dalam menjalani kehidupan berumah tangga dan membentuk keluarga islami," pungkasnya.[] Hidayah Muhammad

Opini

×
Berita Terbaru Update