Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Potensi Besar Milik Umat Islam bisa Jadi Kekuatan Nyata Bila...

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:39 WIB Last Updated 2026-05-20T23:39:39Z

TintaSiyasi.id -- Pengamat Politik Internasional Budi Mulyana, menjelaskan, umat Islam bisa jadi kekuatan nyata bila ada faktor-faktor pendukung yang kuat.

"Dunia Islam punya potensi luar biasa, sumber daya alam, posisi strategis, sumber daya manusia, dan kekuatan militer yang juga sangat-sangat luar biasa, potensi yang besar tersebut akan bisa menjadi kekuatan yang nyata bila ada faktor-faktor pendukung yang kuat," ungkapnya di akun TikTok Budi Mulyana, Rabu, (20/5/2026).

Ia menjelaskan, potensi-potensi kekuatan itu bisa menjadi kekuatan yang nyata. Pertama, bisa melindungi kaum muslimin yang saat ini berada dalam kezaliman di beberapa tempat. Kedua, bisa menjadikan umat Islam memiliki kekuatan adidaya yang bisa mengalahkan kekuatan global Amerika.

"Faktor pendukung yang kuat, yang paling mendasar adalah kekuatan akidah, kekuatan ideologis. Menjadikan Islam dipahami sebagai sebuah mabda," ungkapnya.

Sebuah akidah aqliyah yang dari sana melahirkan sebuah sistem hidup, tidak hanya dipahami sebagai agama ritual spiritual yang hanya memuaskan fitrah spiritualitas manusia belaka.

"Mengapa? Karena hanya dengan menjadikan Islam sebagai pondasi yang kuat maka akan mendorong umat Islam memiliki pengorbanan yang tertinggi. Pengorbanan yang hakiki, mencari kebahagiaan yang hakiki, mencari keridhaan Allah subhanahu wa ta'ala Sang Pencipta manusia dan alam semesta," jelasnya.

Ia mengungkapkan, Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan agar umat Islam menjadi khaira ummatin ukhrijat lin-nâs. Maka potensi yang dimiliki oleh umat Islam tersebut tentu akan menjadi kapabilitas aktif yang bisa difungsikan.

"Dan itulah yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat ketika membangun generasi awal. Pondasi akidah, generasi terbaik yang pernah ada, dan dalam waktu yang singkat ketika potensi kemudian mewujud dalam Daulah Islam di Madinah, maka dalam waktu yang singkat dunia Islam bisa meruntuhkan dua peradaban besar saat itu Persia di Timur dan Romawi di Barat," terangnya.

Kata dia, semua itu terjadi karena mereka bergerak atas pondasi akidah Islam yang kuat, walaupun saat itu dalam hitungan materialistik umat Islam belum memiliki apa-apa dibandingkan dengan peradaban Persia dan Romawi yang sudah eksis berabad-abad sebelumnya.

Selanjutnya, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan militer tidak akan berarti apa-apa tanpa dikuatkan dengan akidah Islam.

"Konsepsi Islam yang sempurna, kesatuan umat yang kokoh, militansi umat Islam atas dorongan akidah, akan menjadikan semua potensi yang dimiliki oleh umat Islam menjadi potensial aktif dan umat Islam akan bangkit akan meninggalkan ketergantungan kepada kekuatan-kekuatan asing, dapat mengkonsolidasikan kekuatan militer umat, memanfaatkan choke point atau posisi-posisi strategis yang dimilikinya dan juga akan mendorong penguasaan sains dan teknologi mutakhir," paparnya.

"Sehingga kalau dihitung bagaimana peluang umat Islam bisa menjadi negara adidaya, bahkan bisa mengalahkan adidaya Amerika Serikat saat ini, maka secara teknis itu hal yang mungkin dilakukan, dan tentu bila itu terjadi maka pergeseran pusat kekuatan dunia hanya tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya.[] Alfia

Opini

×
Berita Terbaru Update