Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kiai Shiddiq: Board of Peace Tidak Mungkin Berlaku Adil

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:34 WIB Last Updated 2026-03-20T08:34:13Z

TintaSiyasi.id -- Ahli Fikih Islam K.H. Shiddiq Al-Jawi, M.Si. mengingatkan bahwa tidak seharusnya kaum Muslim menggantungkan harapan kepada Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang jelas-jelas tidak mungkin berlaku adil.

 

"Kaum Muslim tentu tidak selayaknya menggantungkan harapan mereka kepada lembaga-lembaga kafir internasional dan kepada kekuatan kapitalisme global, termasuk kepada lembaga-lembaga ilegal  seperti BoP atau Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang jelas-jelas tidak mungkin berlaku adil," ucapnya dalam khotbah salat Id di Gudeg Mbok Mandeg, Yogyakarta, Kamis (19/03/2026).

 

Terlebih, ia menegaskan, BoP dipimpin oleh penjahat internasional dan presiden dari sebuah negara kafir penjajah Amerika Serikat (AS) yakni Donald Trump. “Dan AS merupakan pengusung utama ideologi kapitalisme global,” tandasnya.

 

"Bayangkan sejak tahun 1798 sampai tahun 2022, Amerika Serikat telah melakukan 469 kali intervensi militer ke berbagai negara secara brutal, baik dengan legitimasi internasional ataupun tidak," ungkapnya.

 

Ia mencontohkan, AS telah menduduki dan menjajah Afganistan, telah menciptakan kekacauan di Libia, Somalia, Sudan, Yaman, serta Suriah. "Serta mereka menyerang dan menduduki Irak dengan tudingan palsu memiliki senjata pemusnah massal," ujarnya menegaskan.

 

Adapun, ia menyayangkan umat Muslim sudah lama kehilangan rasa malu dan kehilangan legitimasi moral. “Bayangkan segitu banyaknya umat Muslim di dunia mencapai dua miliar jiwa namun tidak berdaya melawan AS,” sesalnya.

 

"Rasulullah telah memperingatkan akan datang suatu masa ketika bangsa-bangsa mengeroyok kalian sebagaimana orang-orang yang lapar berebut hidangan makanan. Para sahabat bertanya, ‘Apakah karena Islam berjumlah sedikit? Rasulullah menjawab tidak bahkan saat itu kalian (Muslim) berjumlah banyak tetapi kalian seperti buih di lautan.’,” terangnya seraya mengutip hadis riwayat Abu Daud.

 

"Rasulullah menjawab akar ketidakberdayaan ini. Rasulullah menyebut penyakit cinta dunia dan takut mati yang terdapat di dalam hadis riwayat Imam Abu Daud," tambahnya.

 

Ia menekankan, ketika cinta dunia merasuk ke dalam jiwa tunduk kepada sesama manusia, masuk ke dalam hati sanubari manusia, maka sebagian Muslim begitu mudah bersekutu dengan Amerika dan Zionis Yahudi.

 

"Padahal Allah Swt. telah memperingatkan sejak dini, ‘Hai orang-orang beriman janganlah kalian mengambil sebagai pemimpin kalian orang-orang dari kalangan Yahudi dan dari kalangan Nasrani.’,” pungkasnya dengan menukil surah Al-Maidah ayat 51.[] Taufan

Opini

×
Berita Terbaru Update