Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Intervensi AS terhadap Venezuela, HILMI: Cermin Retaknya Tata Dunia Modern

Rabu, 07 Januari 2026 | 15:23 WIB Last Updated 2026-01-07T08:23:47Z

TintaSiyasi.id -- Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia (HILMI) menyatakan bahwa intervensi Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela merupakan cermin retaknya tata dunia modern yang selama ini hanya dibangun di atas mitos.

 

“Intervensi AS terhadap Venezuela merupakan cermin retaknya tata dunia modern yang selama ini hanya dibangun di atas mitos,” ujar HILMI kepada TintaSiyasi.ID, Selasa (06/01/2026).

 

Dalam Intellectual Opinion No. 034  bertajuk "Venezuela & Mitos Tata Dunia Global, Preseden Intervensi Kemanusiaan di Sejarah Islam", HILMI menyoroti bagaimana prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional sering kali dilanggar demi kepentingan kekuasaan semata.

 

“Legitimasi intervensi terhadap Venezuela dibangun melalui narasi penyelamatan demokrasi dan tuduhan kejahatan transnasional,” ungkap HILMI.

 

Namun motif sebenarnya diyakini HILMI adalah penguasaan cadangan minyak terbesar di dunia yang dimiliki Venezuela.

 

“Mekanisme multilateral seperti PBB hanya menjadi penonton atau pelegitimasi pascakejadian karena sifat dewan keamanannya yang oligarkis dengan hak veto,” kritik HILMI.

 

“Dari sudut pandang Islam, kondisi ini menunjukkan bahwa "Family of Nations" hanyalah mitos normatif yang menutupi hierarki global di mana negara kuat bebas menghukum negara lemah tanpa proses hukum yang setara,” tandas HILMI.[] Rere

Opini

×
Berita Terbaru Update