Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Inilah Alasan Utama Amerika Serikat Menyerang Venezuela

Jumat, 09 Januari 2026 | 08:54 WIB Last Updated 2026-01-09T01:54:11Z

TintaSiyasi.id -- Direktur Forum on Islamic World Studies Farid Wadjdi, menilai bahwa sebenarnya alasan utama Amerika Serikat menyerang dan menangkap presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu 3 Januari 2026.

"Pertama, untuk mengokohkan kepemimpinan mereka di benua Amerika dan ini sesuai dengan perluasan doktrin Trump corollary," ungkapnya di Mbois : Heboh Soal Venezuela, Begini Lengkap dari A sd Z Pembahasannya!, di akun YouTube Tabloit Media Umat, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, penculikan yang dilakukan oleh kriminal Amerika terhadap Presiden Venezuela ini sesungguhnya mengokohkan politik imperialisme dari negara imperialis Amerika Serikat, dan itu tampak jelas dalam strategi keamanan nasional Amerika tahun 2025 yang mengokohkan imperialisme Amerika.

"Dalam strategi keamanan nasional Amerika 2025 kemarin meskipun ada pergeseran radikal tentang peran Amerika, di mana Amerika tidak lagi ingin menjadi pelindung dunia atau menopang rezim asing yang dianggap tidak memberikan keuntungan langsung, namun Amerika dengan slogan Amerika first itu tetap menjadikan kepentingan nasional Amerika di atas segalanya. Di samping itu dalam strategi keamanan nasional Amerika 2025 dikokohkan doktrin Trump corollary yaitu kebangkitan doktrin," ujarnya.

Kedua, memberikan peringatan kepada pesaing-pesaingnya terutama Cina, karena Venezuela selama melakukan hubungan perdagangan yang cukup intensif dengan Cina. Jadi yang terjadi di Venezuela, mengokohkan Trump corollary. Tujuan dari Amerika Serikat dalam hal ini adalah menegaskan kembali bahwa Amerika yang menjadi penguasa di kawasan Benua Amerika, dan Amerika ingin menegaskan bahwa tidak ada negara-negara lain yang mempengaruhi menggeser peran Amerika.

"Jadi serangan Amerika juga dalam rangka mencegah pesaing global yaitu Cina, Rusia, atau Eropa. Kita tahu selama ini Venezuela itu memiliki banyak hubungan dengan Cina, ini yang kemudian tidak diinginkan oleh Amerika Serikat," jelasnya.

Ketiga, mengendalikan cadangan minyak di Venezuela. Venezuela adalah negara yang kaya dengan kekayaan alam yang besar. Diaebut bahwa cadangan minyak di Venezuela merupakan yang terbesar di dunia, diperkirakan lebih dari 300 miliar barrel. Juga cadangan gas alamnya terbesar nomor 4 di dunia nelebihi 195 triliun kaki kubik. Juga perdagangan antara Cina dan Venezuela itu mencapai 6,5 miliar dolar Amerika pada tahun 2024, dan terus berkembang.

"Jadi inilah sesungguhnya alasan utama Amerika menyerang Venezuela," pungkasnya.[] Alfia

Opini

×
Berita Terbaru Update