Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Begini Paradigma Intervensi Kemanusiaan dalam Islam

Rabu, 07 Januari 2026 | 15:24 WIB Last Updated 2026-01-07T08:24:05Z

TintaSiyasi.id -- Menanggapi maraknya intervensi internasional yang bersifat oportunistik, Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia (HILMI) menegaskan bahwa Islam memiliki paradigma berbeda mengenai intervensi kemanusiaan.

 

“Islam memiliki paradigma berbeda mengenai intervensi kemanusiaan,” tutur HILMI pada TintaSiyasi.ID, Selasa (06/01/2026).  

 

Tercantum dalam Intellectual Opinion No. 034 bertajuk "Venezuela & Mitos Tata Dunia Global, Preseden Intervensi Kemanusiaan di Sejarah Islam”, HILMI menyitat QS An-Nisa ayat 75 yang menyatakan bahwa Islam mewajibkan pembelaan terhadap kaum tertindas tanpa memandang kewarganegaraan atau kepentingan geopolitik.

 

HILMI membandingkan praktik modern dengan preseden sejarah Islam, seperti peristiwa Amuriyah dan perlindungan di Semenanjung Krim.

 

“Berbeda dengan intervensi Barat yang sering bertujuan untuk perubahan rezim (regime change) dan eksploitasi ekonomi, intervensi dalam sejarah Islam murni bertujuan menghentikan kezaliman tanpa adanya kolonisasi ekonomi maupun pemaksaan agama,” sebut HILMI.

 

“Islam menolak pembiaran atas kejahatan kemanusiaan, namun juga mengharamkan agresi yang dibungkus retorika kepentingan strategis-ekonomis,” tandas HILMI.[] Rere


 

Opini

×
Berita Terbaru Update