Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aktivis Malaysia: Umat Islam Memainkan Peran Penting Mengurangi Korupsi

Rabu, 31 Desember 2025 | 05:47 WIB Last Updated 2025-12-30T22:47:38Z

TintaSiyasi.id -- Aktivis Muslim Malaysia Ustaz Abdul Hakim Othman menyatakan bahwa umat Islam memainkan peran penting dalam mengurangi korupsi.

 

“Umat Islam sendiri juga memainkan peran penting ketika kita berbicara tentang korupsi. Mereka harus berperan dalam mengurangi korupsi,” katanya dalam program Kupas Tuntas Bersama Jurucakap HTM yang berjudul Demokrasi: Sistem yang Memelihara Korupsi, Jumat (28/11/2025).

 

Ia menjelaskan bahwa peran umat Islam sendiri termasuk hal-hal yang perlu diperhatikan dalam masalah korupsi, selain para pemimpin yang terlibat korupsi dan sistem yang sudah rusak yang semakin memelihara korupsi.

 

Pertama, umat Islam harus berhenti mendukung pemimpin seperti itu.

 

“Jika mereka sudah tahu bahwa pemimpin mereka korup, mengapa mereka perlu memilih pemimpin seperti itu? Ini menjadi masalah ketika masih ada pemimpin yang terbukti korup, tetapi masih ada pendukung mereka dari kalangan umat Islam,” katanya.

 

Ia melanjutkan, "Jadi ini tidak akan membantu mengurangi korupsi jika umat Muslim masih memilih atau mendukung pemimpin yang sudah dikenal korup.”

 

Lanjut dikatakan, umat Islam harus menolak para pemimpin yang terlibat dalam korupsi dan menasihati mereka.

 

“Jadi, yang harus dilakukan umat Islam adalah menolak para pemimpin seperti ini, memberi nasihat, memberi ancaman kepada mereka mengenai dosa dan pahala, surga dan neraka, kepada para pemimpin korup ini,” jelasnya.

 

Kedua, umat Islam memiliki peran dalam upaya mengganti sistem demokrasi dengan sistem Islam.

 

“Lebih dari itu, kita telah membahas sebelumnya bagaimana sebenarnya memberantas korupsi ini. Kita membutuhkan sistem lain untuk mengganti sistem demokrasi yang ada dengan sistem Islam,” bebernya.

 

“Di sinilah peran umat Islam untuk berusaha mewujudkan sistem Islam, berusaha mewujudkan negara Islam,” katanya.

 

“Negara khilafah akan menerapkan hukum Islam yang akan menerapkan hukum dari Al-Qur’an dan sunah, yang insyaallah dengan penerapannya kita yakin kasus korupsi ini dapat dikendalikan. Jika tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, insyaallah akan dikurangi secara signifikan,” katanya.

 

Lanjut dikatakan, hal itu karena keyakinan akan jaminan dari Allah Swt. dalam surah Al-A'raf ayat 96.

 

"Ini adalah jaminan dari Allah Swt. sendiri ketika agama Islam diterapkan atau hukum Islam diterapkan secara kaffah di suatu negara dan penduduk negara tersebut adalah penduduk yang beriman dan takut kepada Allah, maka Allah akan melimpahkan nikmat Allah, rahmat Allah kepada negara tersebut," jelasnya.

 

Juru bicara partai ideologis Malaysia tersebut menyimpulkan bahwa penerapan Islam di suatu negara dapat mengurangi kejahatan termasuk korupsi.

 

"Islam sebagai agama adalah rahmatan lil-‘alamin. Jika Islam diterapkan, dan penduduknya saleh, maka nikmat dari Allah, rahmat dari Allah akan datang dalam bentuk segala bentuk kejahatan termasuk korupsi, insyaallah akan berkurang jika tidak dapat dihilangkan sepenuhnya," pungkasnya.[] Syamsiyah Jamil

Opini

×
Berita Terbaru Update