Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Aktivis: Tidak Layak Merdeka karena Sistem Penjajah Masih Mengatur Kehidupan Umat Islam

Senin, 25 Agustus 2025 | 03:32 WIB Last Updated 2025-08-24T20:32:24Z

Tintasiyasi.ID -- Akitivis Dakwah Malaysia Ustaz Umar Husein menyatakan bahwa tidak layak disebut merdeka meski secara fisik penjajah sudah keluar dari Malaysia, karena pada hakikatnya penjajah masih mengekalkan sistem kehidupan di tengah-tengah masyarakat Malaysia.

 

"Kita tidak layak mengatakan merdeka, kita meneriakkan jeritan kemerdekaan, meskipun secara fisik kita telah melihat penjajah ke luar dari Malaysia, namun hakikatnya penjajah masih lagi memgekalkan sistem kehidupannya dan penjajah juga telah berhasil mempersiapkan orang-orang yang bersedia dan patuh menjalankan sistem kehidupan peninggalan penjajah," ujarnya dalam akun Facebook Abu Hamzah bertajuk Hakikat Penjajahan, Senin (18/08/2025).

 

Ia melanjutkan, hal itu merupakan pertanyaan yang perlu dipikirkan karena sistem yang mengatur kehidupan umat Islam adalah sistem penjajah.

 

"Satu pertanyaan yang perlu kita renungkan adalah, mari kita lihat apakah sistem pemerintahan yang digunakan di Malaysia saat ini, sistem ekonomi yang diterapkan, hukum yang diterapkan di lembaga peradilan di Malaysia, budaya yang diagungkan, sistem sosial yang mengatur kehidupan masyarakat, semuanya benar-benar bebas dari penjajahan? Faktanya tidak!" tegasnya.

 

Ia menjelaskan, sistem pemerintahan yang 'dianugerahkan' oleh penjajah adalah sistem demokrasi, sedangkan dalam Islam ada sistem pemerintahan.

 

"Dalam Islam ada sistem pemerintahan Islam, sistem politik Islam. Pemerintahan agama itu harus berdasarkan Al-Qur'an dan sunah, dan bentuk pemerintahan itu adalah khilafah," jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa sistem ekonomi, sistem peradilan, sistem sosial, politik luar negeri, dan kebijakan pendidikan masih belum bisa lepas dari aturan-aturan yang dibawa oleh Barat.

 

"Sistem ekonomi yang berasaskan riba, padahal riba adalah dosa yang dinyatakan perang oleh Allah dan Rasul-Nya. Sistem peradilan, hukum yang digunakan dalam lembaga peradilan di Malaysia jelas bukan hukum yang berasal dari wahyu. Begitu pula dengan sistem sosial, budaya yang mendominasi masyarakat, bahkan umat Islam saat ini dan sistem lainnya, masih belum lepas dari cengkeraman penjajah," tambahnya.

 

Ia menyimpulkan bahwa kemerdekaan hakiki hanya dapat diraih melalui Islam, apabila umat Islam menjadi hamba Allah Swt. yang tunduk dan patuh sepenuhnya kepada sistem aturan yang diturunkan Allah Swt..

 

"Hal yang perlu kita renungkan bersama, jika kita sungguh-sungguh menginginkan kemerdekaan hakiki, hanyalah melalui Islam. Kemerdekaan yang dibawa oleh Islam adalah ketika kita saat ini menjadi hamba yang tunduk, patuh sepenuhnya kepada sistem atau aturan yang diturunkan oleh Allah Swt., baik dalam konteks politik, ekonomi, budaya, hukum di lembaga peradilan, dan sebagainya. Inilah hakikat kemerdekaan yang hakiki," pungkasnya.[] Hidayah Muhammad

Opini

×
Berita Terbaru Update