Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kebangkitan Suatu Bangsa Itu Dimulai dari Bangkitnya Taraf Berpikir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB Last Updated 2026-05-23T08:30:55Z

TintaSiyasi.id -- Berbicara tentang hari kebangkitan Nasional yang diperingati di Indonesia tanggal 20 Mei setiap tahun, Direktur Pamong Institusi Wahyudi Almaroky bahwa setidaknya kebangkitan sebuah bangsa atau negara itu dimulai dari bangkitnya taraf berpikir.

"Setidaknya kebangkitan sebuah bangsa atau negara itu dimulai dari bangkitnya taraf berpikir, orangnya bisa berilmu dan cerdas taraf berpikirnya," ungkapnya di akun TikTok Wahyudi Almaroky, Kamis (21/5/2026).

Kemudian, lanjut dia, harus punya arah yang jelas yaitu iman. Orang yang pintar, cerdas tetapi tidak beriman itu bisa berbahaya bahkan menjadi buas sekalipun. Sebuas-buasnya singa dia hanya makan daging. Tetapi orang pintar tetapi tidak beriman, bukan hanya makan isi hutan, dia bisa makan hutan sekalipun. 

"Termasuk batu bara dimakan, termasuk tambang-tambang lain dimakan, termasuk minum migas diminumnya sama dia," terangnya.

Oleh karenanya, ia menjelaskan, pentingnya beriman. Kalau sudah pintar, cerdas, dan beriman, maka akan melahirkan amal yang shalih. 14 abad yang lalu Al-Qur'an sudah menegaskan bahwa kebangkitan hakiki minimal beriman dan berilmu.

Ia mengutip Qs. Al Mujadah ayat 11 yang artinya 'Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.'

"Jadi kalau kita punya ilmu dan iman akan diangkat oleh Allah beberapa derajat. Tetapi kalau hanya punya ilmu saja bisa membahayakan manusia lain bahkan bisa menjadi monster yang menakutkan, bahkan lebih buas dari binatang. Dengan ilmu dan iman yang baik kita akan bangkit dan bangkit dengan amal saleh yang baik sehingga menciptakan rahmatan lil alamin, rahmat bagi segenap alam," pungkasnya.[] Alfia

Opini

×
Berita Terbaru Update