Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dehumanisasi Muslim Palestina oleh Zion*s, Makin Mengerikan!

Kamis, 21 Mei 2026 | 22:31 WIB Last Updated 2026-05-21T15:31:46Z
TintaSiyasi.id -- Dehumanisasi amuslim Palestina oleh Zion*s sangat mengerikan, menimpa tidak hanya orang yang hidup, tetapi juga yang sudah mati. Orang yang hidup dibunuh, termasuk anak-anak. Yang sudah mati, jenazahnya tidak boleh dikuburkan di tanahnya sendiri, bahkan harus dibongkar lagi dan dipindahkan. 

Warga Palestina dipaksa oleh para pemukim ekstremis Israel untuk menggali kembali kuburan seorang pria di tanah Palestina di Tepi Barat bagian utara. Warga tersebut dipaksa untuk memindahkan jenazah tersebut ke lokasi lain dengan alasan kuburan itu terlalu dekat dengan pemukiman Israel. 

Dikutip laporan dari The Times of Israel, Minggu (10/5/2026), pada hari Jumat insiden menegangkan itu terjadi. Para tentara militer Israel atau IDF hanya berdiri dan menyaksikan kejadian ini di dekat pemukiman Sa-Nur, yang penduduk aslinya dievakuasi paksa pada 20 tahun lalu dan secara resmi dibuka kembali bulan lalu. (SindoNews, 10/05/2026)

Gaza menjadi tempat paling mematikan bagi jurnalis. Sejak 7 Oktober 2023 lebih dari 300 jurnalis tewas. Total jumlah korban di Gaza sejak 7 Oktober 2023 mencapai 72.736 orang yang tewas dan 172.535 orang yang luka-luka, termasuk anak-anak Palestina yang tubuhnya diamputasi akibat perang. 

Gaza Terus Menderita di bawah Hegemoni Kapitalisme 

Zion*s tidak memperdulikan kesepakatan gencatan senjata dan terus menyerang Gaza (dengan dukungan politik, militer, dan keuangan dari AS) untuk memperluas pendudukannya dan melakukan genosida hingga jumlah korban makin banyak, termasuk anak-anak. Untuk membungkam pers dari menyiarkan kejahatan mereka pada dunia, Zion*s menargetkan pembunuhan para jurnalis. 

Genosida di Palestina sejak 7 oktober 2023 terhitung sudah 2 tahun, yang artinya penderitaan Palestina sudah begitu lama. Tindakan ini menunjukan bagaimana penjajahan tidak hanya merampas tanah dan nyawa tetapi juga kehormatan manusia hingga keliang kubur. Penderitaan Palestina tidak akan berakhir sampai kapan pun semasih kaum muslim memegang kapitalisme sebagai problem solving dalam hidup mereka. 

Dunia dan kaum Muslim seharusnya tidak diam atas genosida dan pembantaian pendudukan Gaza. Akar masalah Gaza adalah keberadaan entitas Zion*s di tanah milik muslim Palestina sehingga entitas ini harus dihapuskan dari muka bumi. Di jalur gazah zionis terus memperluas wilayah kedudukanya hinga mencapai 59% wilayah gaza. Perluasan ini di nilai sebagai persiapan untuk melanjutkan penyerbuan selanjutnya.

Penguasa di lebih dari 50 negeri Muslim hari ini tidak tergerak untuk melakukan jihad membebaskan Palestina karena mereka terbelenggu oleh nasionalisme yang telah mengikis ukhwah islamiah. Nasionalisme sebagai pengingkat negeri-negeri kaum Muslim menjadikan ketidak satuan neger-negeri Muslim. 

Persatuan Kaum Muslim di bawah Kepemimpinan Islam

Harus ditegaskan bahwa akar masalah Palestina adalah penjajahan zion*s maka penyelesaianya adalah dengan mengusir zion*s dari negeri Palestina, jalan satunya mengusir zion*s adalah dengan jihad. 

Pembebasan Palestina butuh ukhuwah islamiah hakiki berupa persatuan muslim sedunia untuk berjihad. Ukhwah ini, bisa terwujud dengan Khilafah yang merupakan institusi pemersatu umat. Jihad adalah ajaran Islam, jihad adalah perang melawan orang-orang kafir dalam menegakkan agama Allah Swt. Ketika saudara-saudara kita diperangi, sesungguhnya kita wajib untuk membela dan menolongnya. Perang harus dilawan dengan perang. 

Allah SWT telah berfirman:
"Perangilah mereka di mana saja kalian menjumpai mereka dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kalian (QS. al-Baqarah: 191).

Karena itu sudah sepantasnya para penguasa Muslim di Arab dan dunia Islam bersatu dan mengirimkan tentara mereja untuk berjihad bersama para mujahidin Palestina, mengusir kaum Yahudi penjajah dari wilayah Plestina. 

Agenda utama (qadhiyah masiriyah) umat Islam hari ini adalah penegakan Khilafah yang akan mengerahkan militer di dunia Islam untuk melakukan jihad membebaskan Palestina dan menghilangkan entitas Zion*s.

Khilafah akan menghentikan pendudukan dan genosida Zion*s terhadap Palestina dan mengembalikan tanah Palestina pada pemiliknya, sekaligus me-riayah warga Palestina agar bisa hidup mulia.

Oleh: Arbiah
Aktivis Muslimah

Opini

×
Berita Terbaru Update