TintaSiyasi.id -- 109 tahun sudah Baitul Maqdis telah dijajah sejak deklarasi Balfour tahun 1917, ketika Inggris menjanjikan tanah Baitul Maqdis ke penjajah Zionis.
Rasulullah SAW secara khusus mendoakan keberkahan untuk negeri Syam (yang meliputi Palestina):
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا
"Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami." (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan perhatian khusus Rasulullah SAW terhadap negeri Syam. Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa Syam memiliki keistimewaan karena menjadi tempat tinggal para nabi dan pusat keberkahan .
Dan 109 tahun sudah Masjidil Aqsha menyaksikan hari raya Iduladha di bawah penjajahan.
Semoga Allah memberikan kita rizki untuk dapat menyaksikan merdekanya Baitul Maqdis sebagaimana yang disaksikan oleh Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu dan Shalahuddin Al-Ayyubi, dan semoga Allah mencatat kita semua sebagai bagian orang-orang yang memperjuangkan merdekanya Baitul Maqdis sebagaimana perjuangan para Nabi, para sahabat radhiyallahu 'anhum dan orang-orang yang ribath & berjuang di Garis Depan.
اللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا صَلاَةً فِي المَسْجِدِ الأَقْصَى وَ هُوَ حُرٌّ وَ عَزِيْز
Allahummarzuqna shalatan fii Masjidil Aqsha, wa huwa hurrun wa ‘aziiz
“Ya Allah, karuniakan bagi kami shalat di Masjidil Aqsha dalam keadaan merdeka dan ber'izzah.”
Sekat nation-state yang menjadikan negeri muslim satu sama lain terpisah, bukan karena masalah geografis/fisik wilayah, namun batas politik buatan kafir penjajah. Racun nasionalisme telah membuat umat terpecah dan ashobiyah.
Hidup umat Muslim dalam cengkeraman aturan zalim pemerintah boneka kaki tangan antek penjajah. Tercerai berai, terpuruk dan tertindas. Semoga Umat segera menyadari pentingnya sepakat bersatu berjamaah untuk menegakkan sistem tunggal kepemimpinan Islam. Umat butuh khilafah, institusi legal perisai terbaik pengayom kehidupan manusia.
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, berilah petunjuk dan hidayah kepada seluruh umat manusia, hanya Engkau yg mampu melembutkan dan menyatukan hati kami. Hanya dengan taat dan tunduk kepada syari'at-Mu kehidupan di bumi ini terberkahi. Allahul musta'an.[]
Oleh: Imanda Amalia SKM MPH
(Founder @rumahsyariahinstitute)